Israel Bombardir Permukiman Gaza, 9 Warga Palestina Jadi Korban Jiwa

share on:

Gaza – Sedikitnya sembilan warga Palestina menjadi korban jiwa dan 20 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara Israel yang menargetkan bangunan-bangunan permukiman di Kota Gaza pada Kamis (04/06/2026) dini hari.

Serangan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober tahun lalu, menurut sumber-sumber lokal.

Pesawat tempur dan helikopter Israel secara bersamaan menyerang sejumlah rumah di wilayah barat dan utara Kota Gaza, termasuk di Kamp Pengungsi Al-Shati, lingkungan Sheikh Radwan, kawasan Tel al-Hawa, dan daerah Al-Mukhabarat.

Lima Anggota Satu Keluarga Menjadi Korban Jiwa

Serangan paling mematikan menghantam lantai empat Gedung Apartemen Lebid di kawasan Al-Mukhabarat. Serangan itu menyebabkan lima anggota keluarga yang sama menjadi korban jiwa, yaitu Hassan Rebah Lebid, istrinya Manar, serta tiga anak mereka, Mohammed, Rahaf, dan Tamim.

Putri mereka yang berusia sembilan tahun, Hala, berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan dengan luka ringan.

Dua warga Palestina lainnya menjadi korban jiwa dalam serangan terhadap sebuah apartemen di kawasan Tel al-Hawa.

Sementara itu, sedikitnya dua warga Palestina lainnya kehilangan nyawa dalam serangan yang menargetkan rumah keluarga Muhanna di Kamp Pengungsi Al-Shati dan sebuah rumah di dekat persimpangan Abu Amin, kawasan Sheikh Radwan.

Gencatan Senjata Terus Dilanggar

Menurut data Palestina, perang genosida Israel yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menyebabkan hampir 73.000 warga Palestina menjadi korban jiwa dan lebih dari 173.000 lainnya mengalami luka-luka, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat pasukan Israel telah menyebabkan 932 warga Palestina menjadi korban jiwa dan melukai 2.859 lainnya melalui serangan yang hampir terjadi setiap hari.

sumber : Anadolu

share on: